Biro Organisasi

GUBERNUR DIY PIMPIN RAKOR KELEMBAGAAN ISTIMEWA PEMDA DIY

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

YOGYAKARTA (26/10/2017) Bertempat di Ruang Dalem Ageng Kepatihan  Yogyakarta Rabu (23/10)  Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memimpin secara langsung rapat koordinasi  finalisasi kelembagaan istimewa  Pemda DIY. Rakor diikuti Sekretaris Daerah DIY, Asisten Keistimewaan Setda DIY, Asisten Administrasi Umum Setda DIY, yang mewakili Walikota Yogyakarta dan para Bupati se-DIY serta para pejabat eselon II dari instansi terkait. Rakor membahas rancangan final bentuk dan susunan serta nomenklatur kelembagaan istimewa Pemda DIY.

Dalam arahannya Gubernur DIY mengatakan,  kita mencoba melempar pandangan kepada Kabupaten/Kota. Dulu Kapanewon menjadi Kecamatan, sekarang akan Kapanewon lagi. Ini dimungkinkan oleh UU Keistimewaan. Kalau Camat wewenangnya terbatas sebagai pimpinan wilayah, apakah bisa bertanggung jawab jika ada konflik antar Desa? Bagaimana ini bisa kita lakukan dalam jenjang organisasi yang tidak terlalu birokratis tapi efektif dalam pelayanan publik. Kita harus mengubah paradigma, wajib bagi Lurah dan Camat untuk mengkondisikan sebagai aplikasi tanggung jawab kepada masyarakat untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman.

Terkait dengan anggaran Kabupaten/Kota yang kecil beliau menambahkan, jika kita bisa match dan terstruktur antara tema  DIY dengan subtema  Kabupaten/Kota, harapannya pembangunan program Pemda DIY- Kabupaten/Kota akan bisa efektif. Hal tersebut akan sangat ideal, tidak hanya bicara money follow program tetapi juga money follow result.  Kita bisa menentukan indikator yang seragam, agar bisa  tumbuh bersama sesuai dengan kesepakatan yang ada.

Hingga rakor finalisasi kelembagaan istimewa Pemerintah Daerah DIY usai berlangsung, pemaparan draft  kelembagaan istimewa hampir dipastikan tidak ada perubahan yang fundamental dan segera bisa diimplementasikan. (slk,ern,mtn)