Artikel Berita Lain-lain Sosialisasi

PENATAAN LEMBAGA NON STRUKTURAL

Saat ini Biro Organisasi sedang melakukan identifikasi Lembaga Non Struktural di lingkungan Pemda DIY. Hal tersebut ditujukan untuk monitoring dan evaaluasi lembaga yang ada sehingga dalam penataan dan pengelolaannya ke depan dapat dilakukan dengan baik. Lembaga Non Struktural (LNS) merupakan sebuah  lembaga yang dibentuk untuk :

membantu tugas pemerintah daerah dalam melaksanakan tugasnya terutama untuk merespon tuntutan atas penerapan good governance,

melaksanakan fungsi khusus yang tidak dapat dilaksanakan secara reguler yang memerlukan penanganan secara independen diluar struktur pemerintahan dan berada dalam koordinasi dan fasilitasi perangkat daerah / Pemerintah Daerah

untuk melakukan identifikasi terhadap berbagai LNS yang ada, diperlukan pengetahuan terhadap ciri dan karakteristik LNS itu sendiri sehingga dapat dengan tepat dalam pengidentifikasiannya. Cirri serta karakteristik tersebut adalah:

LNS dibentuk untuk melaksanakan tugas tertentu (spesifik) yang tidak dilaksanakan oleh SKPD akan tetapi terkait dengan tugas fungsi SKPD

LNS bukan perangkat daerah

fasilitasi LNS oleh perangkat daerah

pembentukannya diatur tersendiri dengan Peraturan Gubernur /Keputusan Gubernur

pembiayaan dari APBD/APBN.

Dari identifikasi yang dilakukan, langkah ke depan dilakukan penataan yang diarahkan kepada beberapa alternative, yakni:

1.Tetap ada
– Dihapus
– Fungsi diintegrasikan ke SKPD induk
– Dan terhadap LNS yang mempunyai tugas dan fungsi advisory digabung dalam satu wadah yaitu Badan Pertimbangan Daerah (Parampara Praja)

Alternative tersebut tentu saja dengan mempertimbangkan pada beberap hal , diantaranya dasar hukum pembentukan (UU/Perpres/PP/Keppres/Pergub/SKGub dll), potensi tumpang tindih dengan SKPD induk, anggaran, SDM, kinerja, serta tugas dan fungsi. Dengan beberapa alternative yang direkomendasikan, maka LNS yang nantinya ada diharapkan benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik sesuai pada tugas dan fungsi pada dasar pembentukannya.