Berita Biro Organisasi Pemda DIY Pemerintah Daerah Seputar Yogyakarta

Pelatihan dan Pengembangan Konten Website dan Media Sosial Biro Organisasi Setda DIY

YOGYAKARTA (24/05/2021) – Bertempat di ruang rapat gedung Abimanyu Unit IX Kompleks Kepatihan Danurejan Yogyakarta, Senin (24/05) diselenggarakan Pelatihan dan Pengembangan Konten  Website dan Media Sosial Biro Organisasi Setda DIY untuk Tahun Anggaran 2021 bagi seluruh ASN di Biro Organisasi Setda DIY. Hal ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Biro Organisasi Setda DIY.

Hadir pada acara tersebut sebagai pembicara Alexander Priyasma, S.I.P Kepala Subbagian Bina Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Biro Tata Pemerintahan dan Rakhmat Sutopo, S.E Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika DIY serta seluruh ASN pada Biro Organisasi Setda DIY sebagai peserta.

Materi yang menjadi pembahasan dalam pertemuan kali ini adalah membangun keterbukaan informasi publik dan eksistensi instansi dengan memanfaatkan media sosial dan website. Keterbukaan informasi publik adalah keadaan di mana Badan Publik membuka seluruh informasi yang dilarang oleh Undang-Undang (informasi dikecualikan), sehingga masyarakat dapat mengaksesnya dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan dan cara sederhana. Informasi publik harus dapat diperoleh setiap pemohon informasi publik dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan, dan cara sederhana.

Kepala Bagian Reformasi Birokrasi Organisasi Setda DIY Faishol Muslim SIP.,M.Si, pada kesempatan ini menyampaikan bahwa pada era digital teknologi informasi sudah berkembang dengan pesat, sehingga dukungan dan partisipasi aktif seluruh ASN di Biro Organisasi Setda DIY sangat diperlukan untuk mengembangkan dan memanfaatkan keberadaan website dan media sosial sebagai media penyampaian informasi dan sarana komunikasi baik di internal maupun eksternal pada Pemerintah Daerah DIY.

Biro Organisasi Setda DIY pada tahun anggaran 2021 mengalokasikan dana melalui APBD untuk pembiayaan kegiatan pengelolaan dan pelatihan pengambangan  apilikasi website dan media sosial. Keluaran yang diharapkan adalah peningkatan peran keberadaan website dan media sosial sebagai media informasi publik. Untuk itu perlu adanya komunikasi dan koordinasi yang intensif oleh para personil yang terlibat. (wbs-rb)