Artikel Umum

Mengenal Berbagai Kriteria Produk Ramah Lingkungan

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”;}

Masih berkaitan dengan tulisan kemarin berjudul “Saatnya Kita Melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa Secara Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan”, kali ini kita akan mendiskusikan beberapa kriteria produk yang ramah lingkungan. Tentu hal ini dimaksudkan agar dapat membantu kita dalam memilih produk di pasaran.

Pertama, untuk produk kertas dipersyaratkan beberapa kriteria antara lain: bubur kayu (pulp) diolah dari kayu legal yang ditunjukkan dengan SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu), dapat didaur ulang, untuk pemutih hanya boleh menggunakan H2O2, penggunaaan air untuk setiap tonnya kurang dari 20m³, listrik yang digunakan per tonnya kurang dari 800 KWh, memiliki komitmen dengan regulasi pemerintah yang dituliskan dalam pernyataan dan telah diverifikasi oleh pihak yang berwenang, mendapatkan sertifikat ISO 14001 (sistem manajemen lingkungan), mendapatkan sertifikat ISO 9001 (sistem manajemen kualitas), dikemas tanpa mengunakan bahan PVC serta mencantumkan informasi produk pada kemasan.

Kedua, untuk produk perlengkapan teknologi infomasi antara lain: memenuhi kriteria Energy Star 5.2 dan/atau EPEAT kriteria (antara lain mencerminkan kandungan logam berat, kandungan mercury, cadmium; ketiga untuk penyedia jasa kontraktor dipersyaratkan mendapatkan sertifikan ISO 14001; keempat untuk produk dari bahan kayu dipersyaratkan memiliki SVLK (sistem verifikasi legalitas kayu)