Artikel Umum

Kebugaran dan Produktifitas Pegawai

Mens sana in corpore sano, begitulah ungkapan dalam bahasa Latin yang maknanya kurang lebih “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Jika sebagian diantara kita masih ada yang berpendapat bahwa bekerja sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil itu enak, santai, digaji banyak itulah cambuk penyemangat untuk lebih giat dan produktif dalam bekerja. Tuntutan saat ini dan ke depan nampaknya tidak memungkinkan lagi kita bekerja dalam irama yang lambat, semampunya, tanpa target yang jelas.

Lantas apa hubungannya dengan kebugaran kita? Hubungannya sangat jelas, tantangan birokrasi ke depan memunculkan tekanan, mengharuskan gerak cepat, memerlukan mobilitas tinggi, siap melaksanakan tugas kapanpun diperlukan. Oleh karena itu membutuhkan pribadi-pribadi tahan banting, dan pribadi tahan banting itu dapat kita miliki kalau kita bugar. Kebugaran menurut Prof. Sutarman adalah kondisi fisik yang memberi kesanggupan untuk dapat menjalani hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap-tiap pembebanan fisik (physical stress).

Maka tidak ada cara lain kecuali meningkatkan kebugaran kita sebagai aparatur. Pimpinan berkepentingan mengkondisikan agar bawahan berada dalam kondisi bugar, sebaliknya bawahan memanfaatkan akses yang diberikan pimpinan dengan sebaik-baiknya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan pimpinan dan kita di lingkungan kantor sehari-hari untuk membantu menciptakan kondisi bugar.

 

Pertama, pastikan hidangan rapat bebas dari zat pewarna, bahan pengawet, rendah gula dan rendah kolesterol. Menu rapat dari buah-buahan, makanan yang tidak melalui proses penggorengan, air putih menjadi pilihan.

Kedua, sediakan fasilitas olah raga yang memadai namun tidak memakan tempat seperti treadmill, sepeda statis, papan tenis meja. Ya namanya kebugaran itu mahal, maka fasilitas ya diupayakan mencukupi. Bisa dengan cara mengumpulkan iuran sukarela untuk pengadaannya.

Ketiga, fasilitasi agar terbentuk klub olahraga di kantor, misalnya klub futsal, klub bulu tangkis, klub voli, klub senam. Tidak ada jeleknya berolahraga bersama teman kantor selepas jam kerja atau pada hari krida yang disepakati. Kecuali fisik menjadi terlatih juga menjadi ajang kebersamaan. Sewaktu-waktu ada kompetisi olah raga antara instansi akan siap mengikuti dengan baik.

Bugar adalah kebutuhan untuk produktif di kantor, di rumah, di masyarakat. Siapa lagi yang akan mengusahakan kalau bukan kita sendiri. Bugar adalah milik kita yang mau berusaha.