Artikel Umum

Inovasi (Memang) Memerlukan Prakondisi

Menurut wikipedia, inovasi diartikan sebagai proses dan/atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial). Inovasi, dimanapun terjadi, apakah di lingkungan perusahaan, masyarakat ataupun pemerintahan tentu sangat diharapkan. Dengan inovasi itu permasalahan bisa diselesaikan, stagnasi bisa mencair atau kemajuan bisa dicapai lebih pesat lagi.  Ya, kehadiran inovasi teramat penting untuk menjaga berlangsungnya kehidupan.

Pertanyaan yang kemudian menyertai, bagaimana menumbuhkan inovasi? Apakah Inovasi bisa tumbuh begitu saja?

Inovasi memang dapat terjadi secara kebetulan, tidak terduga sebelumnya, muncul secara spontan ketika dihadapkan pada permasalahan atau bahkan muncul ketika berhadapan dengan situasi darurat (Drucker, 2006). Tetapi untuk menjadikan inovasi sebagai kultur/ kebiasaan tentulah perlu pengkondisian. Berikut hal-hal yang menumbuhkan inovasi:

  • Luangkan cukup waktu untuk membaca dan berfikir, buku apa saja, silahkan dibaca. Baik sekali bila di setiap perkantoran mewajibkan pimpinan dan karyawan untuk membaca setiap harinya.
  • Luangkan waktu untuk melihat dan merasakan fenomena-fenomena dari tempat peristiwa berlangsung. Baik sekali bila pimpinan mewajibkan karyawan untuk melakukan studi banding/benchmarking/magang.
  • Sediakan media untuk menampung gagasan-gagasan baru. Baik sekali bila pimpinan mewajibkan setiap pegawai untuk seminggu sekali menyampaikan wacana/gagasan baru dalam kotak gagasan.
  • Tugaskan karyawan membuka gagasan-gagasan mereka dari kotak gagasan, menyeleksi dan memilih sendiri 3 gagasan terbaik mana yang akan direalisasikan oleh mereka.
  • Bentuk 3 kelompok yang masing-masing akan mengawal implementasi 1 (satu) gagasan. Beri waktu yang mencukupi untuk menerapkan gagasan itu, lalu evaluasi keberhasilannya. Beri penghargaan untuk kelompok yang telah berhasil menjalankan proyek gagasan.
  • Bagi pimpinan wajib untuk menghindari sikap, tindakan yang meremehkan gagasan-gagasan karyawannya.