Berita Biro Organisasi Pemda DIY Seputar Yogyakarta

TRANSFORMASI JABATAN JEMBATAN MENUJU PENYEDERHANAAN BIROKRASI DI PEMDA DIY

Salah satu agenda prioritas Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf adalah penyederhanaan birokrasi sebagaimana amanat yang disampaikan Presiden saat pelantikan pada tanggal 20 Oktober 2019. Pemerintahan Jokowi menginginkan adanya pemangkasan eselon untuk mempercepat birokrasi. Proses birokrasi yang cepat dan pemerintahan yang fleksibel, sangatlah ditekankan dan dibutuhkan. Secara umum, penumpukan birokrasi akan berakibat pada lamanya proses perizinan, rumitnya prosedur administratif dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh rakyat. Panjangnya struktur birokrasi tentu akan berdampak negatif bagi masyarakat, sehingga perlunya restrukturisasi agar jenjang birokrasi tidak terlalu panjang dan berbelit-belit.

Penyederhaan birokrasi sebagai mandat Presiden yang merupakan executive order yang suka tidak suka harus dilaksanakan dan rencana penyederhanaan birokrasi ini patut mendapatkan dukungan, karena bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi guna mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik, dan juga untuk mempercepat pengambilan keputusan oleh para pengambil kebijakan. Artinya, jalan yang harus ditempuh menjadi lebih ringkas sehingga keputusan diambil lebih lugas dan cepat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 menyebutkan bahwa implementasi penyederhanaan birokrasi  juga dimasukkan menjadi bagian dari penilaian indeks Reformasi Birokrasi. Pemerintah Daerah DIY dengan capaian Reformasi Birokrasi yang bagus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik dan mempermudah investasi.  Dalam mengawal isu strategis diatas, diperlukan langkah strategis  quick wins sebagai bentuk inisiatif percepatan pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Penetapan quick wins dengan mempertimbangkan isu strategis, karakter organisasi dan sumber daya yang dimiliki oleh Pemda DIY. Untuk mempertahankan capaian Reformasi Birokrasi Pemda DIY yang bagus maka perlu menetapkan quick wins  utama yang dapat menjadi nilai pengungkit yang signifikan, yaitu melalui penyederhanaan birokrasi

Dalam hal penyederhanaan birokrasi, Reformasi Birokrasi dilakukan dengan memangkas berbagai prosedur dan jenjang yang panjang dan berbelit. Salah satunya dengan melakukan penyederhanaan struktur organisasi menjadi lebih ramping dan efisien, serta mentransformasikan  jabatan struktural ke jabatan fungsional.

Tahap awal dalam penyederhanaan birokrasi ini ditempuh dengan  transformasi jabatan terlebih dahulu, yang meliputi dengan identifikasi seluruh jabatan,  penyusunan regulasi di daerah , pengusulan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina daerah dan terakhir pengalihan jabatan struktural ke jabatan fungsional. (tisna-klb)