Nasional

Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perangkat Daerah

Hari Kamis tanggal 8 Mei 2014 bertempat di Ruang Rapat  Biro Organisasi Sekretriat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta diselenggarakan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perangkat Daerah. Peserta rapat terdiri dari unsur Biro Organisasi Setda DIY dan Bagian Organisasi Kabupaten/Kota. Tema rapat  antara lain:

1. Rencana perubahan SOTK Kabupaten/Kota: jadwal pembahasan dan hambatan/permasalahan.

2. Upaya-upaya peningkatan kualitas pelayanan publik: best practise di Pemda DIY dan Kabupaten/Kota; key success factors (anggaran?, sdm?, sarpras?, komitmen?); serta hambatan/permasalahan

3.  Implementasi reformasi birokrasi: capaian keberhasilan dan hambatan/permasalahan.

4.  Implementasi budaya kerja/budaya pemerintahan:  konsep pelaksanaan, capaian keberhasilan serta hambatan/permasalahan

5.  Lain-lain informasi yang berkembang

Adapun pokok-pokok hasil pertemuan antara lain sebagai berikut:

  1. Terhadap hasil-hasil analisis jabatan yang dilakukan Kabupaten/Kota, Pemda DIY agar proaktif melakukan pembinaan dan evaluasi.
  2. Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang pencapaiannya melibatkan banyak SKPD pengampu masih belum optimal. Untuk itu agar SKPD pengampu dihadirkan untuk menyampaikan hambatan/permasalahan serta usulan solusi pada acara monitoring dan evaluasi SPM oleh Direktoran Jenderal Otonomi Daerah tanggal 21 – 23 Mei 2014.
  3. Tahun 2014 ini Pemerintah Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Bantul dan Pemerintah Kota Yogyakarta mengajukan Raperda Perubahan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah. Pemerintah Kabupaten Sleman mengagendakan pembahasan bersama DPRD selesai di buln Mei. Raperda SOTK Pemerintah Kota sudah dihantarkan di DPRD. Pemerintah Kabupaten Bantul mengagendakan pembahasan bersama DPRD di Triwulan III.
  4. Implementasi reformasi birokrasi secara umum sudah berjalan berjalan. Yang perlu didorong adalah perencanaan yang matang, koordinasi dan sinkronisasi serta pembinaaan implementasinya.
  5. Perpustakan Kota Yogyakarta berhasil mengembangkan pelayanan perpustakan sehingga ramai pengunjung. Kunci keberhasilannya antara lain: koleksi buku-buku terus diupdate, jam pelayanan sampai  jam 20.00 WIB, dilengkapi kafe dan hotspot yang buka sampai jam 12 malam,  fasilitas e-library, serta didukung kerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki jurusan perpustakaan.