Artikel Umum Berita Biro Organisasi Pemda DIY

Jam Kerja PNS Pemerintah Daerah DIY Selama Bulan Ramadan 1438 H

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian PAN dan RB Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri PAN dan RB Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2017 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI dan POLRI pada Bulan Ramadan. Surat Edaran tersebut disusun dan disampaikan kepada seluruh ASN, TNI dan POLRI di seluruh Wilayah NKRI untuk mendukung pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.

Selama bulan Ramadan, jam kerja di lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ditetapkan minimal selama 32,5 jam. Pada hari biasa di luar bulan Ramadan, jam kerja baik di lingkungan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah adalah sebanyak 37,5 jam. Selisih waktu 5 jam tersebut diwujudkan dalam pengurangan jam istirahat. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelaksanaan pelayanan publik baik yang dilakukan oleh instansi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri PAN dan RB Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2017 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI dan POLRI pada Bulan Ramadan tersebut telah ditindak lanjuti oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Surat Edaran Gubernur DIY Nomor 7/SE/V/2017 tanggal 19 Mei 2017.

Surat Edaran Gubernur DIY Nomor 7/SE/V/2017 tersebut mengatur bahwa :

1. Bagi instansi pemerintah yang menerapkan 5 (lima) hari kerja, jam kerja diatur sebagai berikut:

a. Hari Senin – Kamis, pukul 07.30 WIB – 15.15 WIB dengan istirahat 30 menit mulai pukul 12.00 WIB

b. Hari Jum’at, pukul 07.30 WIB – 11.00 WIB

2. Bagi instansi pemerintah yang menerapkan 6 (enam) hari kerja, jam kerja diatur sebagai berikut:

a. Hari Senin – Kamis, pukul 07.30 WIB – 13.30 WIB

b. Hari Jum’at, pukul 07.30 WIB – 11.00 WIB

c. Hari Sabtu, pukul 07.30 WIB – 12.30 WIB

Selain mengatur tentang jam kerja selama Bulan Ramadhan, SE Gubernur Nomor 7/SE/V/2017 menghimbau kepada seluruh pegawai yang beragama Islam agar menjalankan ibadah puasa sesuai dengan syariat Islam dan memperbanyak amal ibadah serta menghimbau kepada pegawai yang tidak menjalankan ibadah puasa agar memelihara semangat toleransi dan  kerukunan antar umat beragama dan tidak melakukan kegiatan makan minum secara mencolok.

Sumber :

https://www.menpan.go.id/jdih/permen-kepmen/se-menpan-rb/file/5424-semenpan-2017-no-020

SE Gubernur DIY Nomor 7/SE/V/2017