Pejabat
Kontak Kami
  • Komplek Kepatihan Danurejan Yogyakarta
  • Telp. 0274 562811
  • Email :
  • biro_organisasi@yahoo.com
  • orgdiy@yahoo.com
Login Petugas



Forum Terbuka

There seems to be an error with the player !

Biro Organisasi Setda DIY
Home
Biro Organisasi Setda DIY

ANALISIS JABATAN ITU MUDAH (2) (Uraian Tugas Jabatan)

Artikel - Artikel Umum

Setiap jabatan mempunyai karakteristik sendiri-sendiri. Jabatan yang satu berbeda karakteristiknya dengan jabatan yang lain. Karakteristik jabatan tersebut dapat dilihat dan ditentukan  dari hasil kerja, bahan kerja dan perangkat kerja yang dipergunakan. Karakteristik jabatan dapat dideskripsikan sebagai berikut :

1) Keberadaan jabatan ditentukan adanya HASIL KERJA (harus ada).

2) Hasil kerja dapat diperoleh bila ada sesuatu yang diolah, (BAHAN   KERJA).

3) Bahan kerja dapat diolah menjadi Hasil Kerja, bila ada (PERANGKAT KERJA).

Dengan pemahaman dan gambaran karakteristik jabatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengolahan bahan kerja dengan perangkat kerja untuk memperoleh hasil kerja, adalah merupakan suatu proses. Proses pengolahan bahan kerja untuk memperoleh hasil kerja disebut dengan TUGAS.

Dengan demikian, pengertian tugas adalah “Proses mengolah bahan kerja menggunakan perangkat kerja untuk memperoleh hasil kerja”. Tugas bila dipaparkan secara rinci disebut dengan rincian tugas. Rincian tugas merupakan komponen yang penting dalam analisis jabatan, dan merupakan informasi bersifat kualitatif.

Rincian tugas bisa mencerminkan informasi jabatan yang lain, seperti letak jabatan dalam klasifikasi, tingkat jabatan, perangkat kerja, hasil kerja dan syarat kerja. Oleh karena itu, rincian tugas erat kaitannya dengan informasi jabatan yang lain.

Adapaun rincian tugas  mempunyai sifat diantaranya;

  1. 1. Deskriptif

Artinya, bersifat mencandra/menggambarkan atau menguraikan. Maksudnya, rincian tugas harus memberikan gambaran jabatan yang jelas dan memberikan pengertian yang pas/cocok. Oleh karena itu, rincian tugas harus jelas dan terinci.

  1. 2. Kualitatif

Artinya, rincian tugas berbentuk naratif atau paparan yang berwujud susunan kata dan kalimat. Karena berujud kata dan kalimat, maka rincian tugas bersifat kualitatif, artinya bahwa yang dituntut bukan jumlah panjang lebar atau kuantitas dari kata atau kalimatnya, tetapi pada  kualitas/mutu, tepat, ringkas dan keserasian susunan kata atau kalimat.

 

 

Tegas Pada Lembaga Non Struktural

SALAH satu postulat umum dibentuknya sebuah lembaga ialah untuk mengerjakan hal-hal yang belum terselesaikan atau terpecahkan dalam waktu yang cepat. Lembaga dibentuk semestinya merupakan keniscayaan karena kebutuhan, bukan didorong musabab yang lain. Namun, dalil umum itu tak berlaku di negeri ini. Banyak badan, lembaga negara nonstruktural, satuan tugas, dan rupa-rupa institusi baru muncul bukan didasarkan kebutuhan. Bahkan dalam hal tertentu, banyak lembaga negara dibentuk tidak berdasarkan desain konstitusional yang dapat menjadi payung hukum keberadaannya. Lembaga-lembaga itu diciptakan berdasarkan isu-isu parsial, insidental, dan sebagai jawaban khusus terhadap persoalan jangka pendek. Tidak mengherankan bila lembaga-lembaga itu muncul sangat cepat. Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara mencatat ada 87 lembaga nonstruktural terbentuk sejak era Presiden Abdurrahman Wahid hingga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yaitu dari 1999 sampai 2014.

Selanjutnya...

 

Optimalisasi Kinerja Rumah Sakit Daerah sebagai Badan Layanan Umum Daerah dari Perspektif Kelembagaa

Dua hal yang menjadi filosofi diterapkannya Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD), yakni meningkatkan kualitas pelayanan dan kemandirian pendanaan dari APBD. Meningkatnya kualitas pelayanan berarti kecepatan, keamanan, kenyamanan, keterjangkauan pelayanan yang dihasilkan harus lebih baik. Meningkatknya kemandirian pendanaan dari APBD berarti SKPD/Unit Kerja SKPD yang menerapkan PPK-BLUD harus menyelenggarakan pelayanan sebagaimana praktek bisnis yang sehat namun tidak berorientasi keuntungan (nirlaba). Karenanya diberi keleluasaan untuk mengelola sumber-sumber pendapatan dari jasa pelayanan, kerjasama, hibah, pendapatan lain-lain, APBN dan juga APBD.

Selanjutnya...

 

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini68
mod_vvisit_counterKemarin80
mod_vvisit_counterMinggu ini234
mod_vvisit_counterMinggu kemarin946
mod_vvisit_counterBulan ini648
mod_vvisit_counterBulan kemarin4084
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan159535

Tanya Jawab

Apakah anda suka informasi yang kami berikan?
 

Link Terkait

Kemenpan dan RB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi



Kemendagri
Kementerian Dalam Negeri


LAN
Lembaga Administrasi Negara

BKN
Badan Kepegawaian Negara

Setneg
Sekretariat Negara


DPPKA DIY
Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan & Aset DIY


Bappeda DIY
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DIY

Biro Hukum Setda DIY

 

 

 

Bantuan Teknis

Online User

Online User